Tak bisa disangkal bahwa Josep Guardiola adalah salah satu manajer terbaik sepanjang masa. Namun, dia juga terlibat dalam perselisihan dengan beberapa pemainnya selama kariernya. Guardiola, yang kini menangani Manchester City, telah meraih banyak gelar dalam karier kepelatihannya.

Guardiola dikenal sebagai manajer yang sangat menuntut. Pendekatannya yang mendetail tidak selalu cocok bagi semua pemainnya, dan ini kadang-kadang memicu konflik. Berikut adalah beberapa pemain yang pernah berselisih dengan Josep Guardiola:

Joao Cancelo

Cancelo terlibat dalam perselisihan dengan Guardiola di Manchester City, yang menyebabkannya dipinjamkan ke Bayern Munchen pada paruh kedua musim 2022/2023. Guardiola merasa tidak puas dengan performa Cancelo dan pilihan hidupnya di luar lapangan. Namun, Cancelo membantah tuduhan tersebut dan menuduh Guardiola telah menyebarkan kebohongan tentang dirinya.

Zlatan Ibrahimovic

Ibrahimovic hanya bertahan satu musim di Barcelona setelah bergabung dengan klub dengan biaya transfer besar. Hubungannya dengan Guardiola memburuk dengan cepat, dan dia akhirnya kembali ke AC Milan. Ibrahimovic telah menyatakan ketidaksetujuannya terhadap Guardiola sebagai pribadi.

Samuel Eto’o

Eto’o juga memiliki hubungan yang rumit dengan Guardiola di Barcelona. Meskipun mereka berhasil meraih kesuksesan bersama, hubungan pribadi mereka tidak selalu baik. Eto’o kemudian pindah ke Inter Milan dan merasa lega setelah timnya mengalahkan Barcelona di Liga Champions.

READ  Beberapa Kisah Inspiratif di Balik Tim-tim Underdog di Piala Euro

Alexander Hleb

Hleb merasa kecewa dengan pengalamannya di Barcelona dan sering tidak sependapat dengan Guardiola. Dia merasa tidak nyaman dengan tuntutan yang diajukan oleh Guardiola, termasuk tuntutan untuk belajar bahasa Spanyol. Meskipun Hleb tidak menyesali kepindahannya ke Barcelona, dia mengakui bahwa hubungannya dengan Guardiola tidak berjalan dengan baik.

Perselisihan antara Guardiola dan beberapa pemainnya mengungkapkan bahwa meskipun dia adalah manajer yang sukses, gaya kepemimpinannya tidak selalu cocok bagi semua pemain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here